Senin, 27 Oktober 2014

Tutorial Mata Kuliah Pemeriksaan Diagnostik



Skenario 1 : Mata Kuliah Pemeriksaan Diagnostik
Ada Apa Dengan Istriku ??

Ibu Yeti, 25 tahun Hamil 3 bulan periksa ke bidan Risty dengan keluhan badan lemas, disertai muka pucat, sering pusing, jantung berdebar-debar sejak 1 bulan yang lalu, mual setiap pagi, kadang-kadang setelah makan dan minum muntah. Suami khawatir akan ada dampak pada kehamilannya. Berdasarkan pemeriksaan fisik Bidan Risty didapat, KU composmentis, tampak lemah dan pucat, TD: 100/60 mmHg, Nadi 100x/menit, RR 20 x/menit, suhu 36,5 o C, Anemis pada konjungtiva, bibir pucat, dan pada ekstremitas kuku tampak pucat. pada pemeriksaan palpasi di dapat TFU 2 jari atas simpisis.

Langkah 1 Klarifikasi Istilah
1.       Hamil Anak ke 1
G1P0A0 Umur Kehamilan 3 Bulan
2.     Muka pucat, sering pusing, jantung berdebar-debar sejak 1 bulan yang lalu, hal ini merupakan Tanda dan Gejala Klinis Anemia Berat.
3.      Mual setiap pagi, kadang-kadang setelah makan dan minum muntah, merupakan perubahan sistem pencernaan pada awal kehamilan atau trimester I, dimana produksi asam lambung menurun, karena pengaruh Hormon HCG, tonus otot-otot traktus digestivus menurun.
4.    Kehawatiran suami, karena kehamilan ini merupakan kehamilan pertama.
5.     KU composmentis, tampak lemah dan pucat, TD: 100/60 mmHg, Nadi 100x/menit, RR 20 x/menit, suhu 36,5 o C, Anemis pada konjungtiva, bibir pucat, dan pada ekstremitas kuku tampak pucat. Suatu keadaan dimana Ibu mengalami Anemia Berat, Tetapi untuk Suhu dan RR masih dalam keadaan normal.
6.     Pada pemeriksaan palpasi di dapat TFU 2 jari atas simpisis, menunjukan keadaan yang normal sehingga TFU Ibu sesuai usia kehamilan.

Langkah 2 Identifikasi Masalah
1.       G1P0A0
2.     Muka pucat, sering pusing, jantung berdebar-debar sejak 1 bulan yang lalu.
3.     Mual Muntah
4.    Kehawatiran suami, karena kehamilan ini merupakan kehamilan pertama.
5.     Tampak lemah dan pucat, TD: 100/60 mmHg, Nadi 100x/menit, RR 20 x/menit, suhu 36,5 o C, Anemis pada konjungtiva, bibir pucat, dan pada ekstremitas kuku tampak pucat.

Langkah 3 Analisis Masalah
1.       G1P0A0  hamil 3 bulan
a). Apa dampak G1P0A0 hamil 3 bulan
Jawab : pada Ibu akan mengalami gangguan psikologis karena kondisi Ibu yang mengalami perubahan-perubahan.
b). Penatalaksanaan Pada Ibu Hamil Trimester 1 : 
- Jelaskan tanda dan gejala  hamil, serta pengaruh-pengaruh yang terjadi.
-  lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin termasuk pemeriksaan hemoglobin untuk mengetahui kadar hb dalam darah.
-  KIE tentang proses kehamilan.
- KIE tentang kebutuhan gizi ibu hamil termasuk dalam hal konsumsi tablet Fe dalam kehamilan yaitu 90 tablet selama kehamilan.
-  Jelaskan pengaruh Anemia Pada Ibu dan Janinnya.

2.     Mual dan Muntah :
Jawab: Merupakan perubahan sistem pencernaan pada awal kehamilan atau trimester I, dimana produksi asam lambung menurun, karena pengaruh Hormon HCG, tonus otot-otot traktus digestivus menurun.
3.     Kehawatiran suami :
Jawab : Karena kehamilan ini merupakan kehamilan pertama dan karena mereka sanggat mengharapkan kehadiran anak dalam keluarga.
4.    Tampak lemah dan pucat, TD: 100/60 mmHg, Nadi 100x/menit, Anemis pada konjungtiva, bibir pucat, dan pada ekstremitas kuku tampak pucat.
Jawab : hal ini merupakan tanda dan gejala anemia yang terjadi akibat defisiensi kandungan zat besi di dalam darah, kurangnya asupan  protein dari makanan atau adanya gangguan absorbsi diusus.

Langkah 4 Hipotesis
1.       Ibu Mengalami Anemia Berat
2.     Kemungkinan Ibu bisa mengalami Abortus/keguguran
3.     Kemungkinan bila anemia terus berlanjut hingga persalinan, ibu akan mengalami perdarahan dan juga dapat berakibat buruk pada janin dimana akan mengalami BBLR, KMK dan gangguan janin lainnya.

Langkah 5 Sasaran Pembelajaran
1.       Sebagai bidan kita melakukan penyuluhan lintas sektoral tentang kebutahan zat gizi dalam kehamilan (Asupan gizi ibu hamil termasuk konsumsi tablet Fe 90 tablet selama kehailan)
2.     Dapat memberikan penjelasan tentang kasus anemia yang dialami oleh ibu serta menganjurkan untuk pemeriksaan lebih lanjut termasuk pemeriksaan laboratorium
3.     Bidan Harus Mampu melakukan Asuhan Kebidanan pada kasus anemia berat agar tidak mengakibatkan hal yang buruk bagi ibu dan janin.

Langkah 6
Referensi :  
Abrahams, Peter (2012). Panduan Kesehatan dalam Kehamilan. Jakarta : Karisma Publishing Grup.
Ahmad, Feryanto. (2011) Asuhan Kebidanan Patologis. Jakarta : Salemba Medika.
Indiarti, M.T. (2012). Panduan Klinis Paling Komplit Kehamilan, Persalinan, & Perawatan Bayi. Yogyakarta: Pelangi Indonesia.
Khotidjah, Siti. (2013). Modul Patofisiologi Kasus Kehamilan Dan Pemeriksaan Diagnostik. Kediri : TIM Penyusun Modul Fakultas Kesehatan Universitas Kadiri.
Koesno, Harni. (2012). Mims Bidan Indonesia. Edisi II, Jakarta: BIP Kelompok Gramedia.
Rahmawati, Eni Nur. (2011) Ilmu Praktis Kebidanan. Surabaya: Victory Inti Cipta.
[internet]. Bersumber dari:
Nutriclub (2011). Anemia saat hamil. [internet]. Bersumber dari: http://www.nutriclub.co.id/pregnancy/common_health_worries/article/anemia_saat_hamil

Langkah 7 Diskusi kelanjutan dan menyiapkan materi sesuai daftar pustaka pada langkah 6.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar